Cingo, Kucing Kampung Milik Kami :)

     Saat itu sedang weekend, dan aku sudah agak lama tidak bertemu dengan cowokku (panggil saja nanas :p) dan kemungkinan pada saat itu kita juga tidak bisa bertemu . jadi, aku memutuskan untuk mengisi waktu luang untuk berenang bersama adekku.
     Baru saja berenang 30 menitan, hapeku berbunyi, wah ada telpon, wah ternyata dari nanas. tumben telpon, batinku. segera kuangkat telponnya, "ada apa?" tanyaku. "kamu masih renang ta? ini lo aku nemu kucing kecil lucu, kamu mau nggak?", jawabnya. Waaah, kucing kecil, aku langsung tertarik, sudah lama sekali aku ingin memelihara kucing, walaupun kucing kampung liar yang terbuang di jalanan. "Iyatah? kayak gimana kucingnya? aku mau, tak pek ya? bawaen ke rumahku", kataku. Tapi, singkat ceita, ternyata nanas tidak bisa membawa kucing itu ke rumahku, karena takut aku tidak suka dengan bentuk dan bulu kucingnya, jadi dia memintaku untuk melihat kucing itu dulu ke rumahnya. Akhirnya aku segera mandi dan ganti pakaian, walaupun sebenarnya sangat lelah setelah berenang, tetap kubela berangkat ke rumah nanas.
     Sesampai disana, nanas menyambutku, dan menunjukkan kucing  temuannya itu. Wah ternyata lumayan, kecil, lucu, bulunya mirip dengan kucingku yang  dulu. aku suka. Beberapa saat kemudian, aku dan nanas memandikan  kucing itu, lalu mengeringkan bulunya, setelah itu memberi makan dan susu. Setelah agak lama, kucing itupun terrtidur.
     Tak terasa hari sudah sore, aku harus pulang, dan tentu saja kucing itu harus ikut bersamaku :D
Akhirnya kucing itu dimasukkan ke bekas sangkar burung, lalu dimasukkan lagi ke kardus bekas, dan siap dibawa. Nanas membawanya dengan motor, sementara aku mengendarai motorku sendiri. Kami berjalan beriringan hingga sampai di rumahku. Di tengah jalan kucing itu diam saja seolah pasrah, tapi wajahnya polos sekali, hehe.. Kami memikirkan nama untuk kucing itu, dan nanas memberinya nama Cingo, artinya kucing gothic, karena bulu, telapak, dan bibirnya dominan hitam. Nah, akhirnya kucing itu mempunyai nama.
      Cingo pun menjadi kucing peliharaan kami berdua. Nanas yang menemukannya dan aku yang merawatnya. Saat itu tanggal 29 April, tepat 2.5 tahun kami jadian. Aku menganggap Cingo adalah hadiah, dan sampai sekarang menjadi peliharaan kami. Sekarang cingo sudah tidak pendiam, dia menjadi kucing yang hiperaktif, lucu, dan suka minum susu. Semoga aku dan nanas bisa menjaga hubungan kami dengan baik seperti kami menjaga cingo :D

penampakan cingo :







Komentar